Saturday, March 21, 2009

KADANG, KITA PERLU MENATA ULANG

Sahabat,
Tidak selalu perjalanan hidup kita berada di jalur yang benar-benar persis seperti yang kita rencanakan. Selalu saja ada ruang penyimpangan. Bahakan distorsi itu terkadang sangat jauh dan bertolak belakang dengan apa yang sudah direncanakan. Seperti itulah hidup kawan, tidak selalu lurus dalam rel yang tepat…


Ibarat dalam sebuah perjalanan panjang. Ketika diawalnya perbekalan telah disiapkan. Rute perjalanan telah diuraikan. Besarnya biaya telah disisihkan. Peta penunjuk jalan pun bahkan sudah ditetapkan. Skenario perjalanan telah cukup sempurna untuk dilaksanakan.
Namun disepanjang perjalanan selalu muncul banyak godaan. Ada kalanya godaan itu untuk mendukung lancarnya perjalanan, seperti berhenti sejenak untuk mengobati dahaga dan kelelahan. Tapi tak jarang godaan itu justeru membuat kita lupa pada tujuan. Bahkan mungkin, tanpa sadar kita telah kembali ke titik nol. Titik dari mana kita memulai perjalanan…

Sahabat, begitupun hidup kita…
Terkadang perencanaan karir telah begitu matang. Rencana keluarga telah begitu sempurna. Desain-desain masa depan telah sangat jelas dalam benak kita. Bahkan keseluruhan rencana hidup kita telah dituliskan dalam sebuah master plan. Tetapi tetap saja selalu muncul godaan…

Kadang godaan itu berupa kemalasan dan menunda-nunda, hanya karena kita merasa bahwa usia kita masih cukup muda. Masih banyak waktu yang tersisa untuk menyelesaikan proyek-proyek masa depan kita…

Kadang godaan itu berupa apresiasi kesenangan jiwa, sebab kita memilki terlalu banyak keinginan dalam hidup ini. Akhirnya kita tidak pernah fokus dan terarah…

Terkadang pula godaan itu berupa obsesi jangka pendek. Ketika kita melihat gemerlap sebuah pekerjaan yang dapat diraih dengan cara mudah, simple dan tanpa kerja keras. Maka dari sinilah kita mulai berpaling dari tujuan hidup yang masih sangat jauh dan butuh perjuangan…

Dan tak jarang godaan itu berupa keputus-asaan dan keinginan untuk berhenti. Godaan berat ini lahir dari ketidak-PD-an kita membwa obsesi-obsesi besar dengan kapasitas yang kita miliki…

Sahabat,
Apa pun godaan yang mendatangi kita, semuanya berpotensi merusak seluruh perencaan hidup yang telah kita buat. Dan terkadang ada saja orang yang ketika telah tersadar dan menemukan dirinya telah jauh terpental dari rel perencanaanya, maka ia pun putus asa. Mengutuk diri dan mengobarkan kebencian pada dunia…

Sahabat, mungkin tidak harus seperti itu…
Penakluk gunung Everest yang tertinggi di dunia bukanlah dilihat dari kumpulan kegagalannya. Tetapi pada semangatnya yang tak pernah padam untuk menaklukan Everest setiap saat. Kegagalan adalah tangga-tangga kesuksesannya. Dan pantang menyerah adalah energy pendorongnya…

Nah, sahabat…
Berikanlah ruang kemungkinan semacam itu dalam setiap perencanaan hidup kita. Dan oleh karenanya ketika saat itu datang, maka yang perlu kita lakukan hanyalah menata ulang kembali rencana hidup kita. Melakukan redesign terhadap obsesi-obsesi kita, sesuai dengan kapasitas dan realitas diri kita saat ini…

0 comments:

Post a Comment