Tuesday, November 11, 2008

PAHLAWAN ITU ADALAH KITA

Sahabat, hari ini tanggal 10 Nopember, Hari Pahlawan. Sebuah momentum yang menyadarkan kita kembali tentang sejarah bangsa ini, Indonesia. Bangsa yang dibangun oleh parade para pahlawan dalam setiap episod sejarahnya. Bangsa yang bangkit dari kubangan darah dan air mata founding fathers-nya. Bangsa yang besar dalam keberagaman rakyatnya.

Lalu apa makna hari pahlawan tahun ini bagi kita?


Sahabat, bagiku hari pahlawan tahun ini adalah momentum lahirnya kembali para pahlawan sejati. Untuk membawa bangsa yang sedang krisis ini menjadi Indonesia yang berkah. Hari pahlawan tahun ini adalah momentum bagi kita untuk menyeka air mata ibu pertiwi, atas rasa duka pada kondisi perempuan Indonesia yang tak kunjung mampu melahirkan pahlawan-pahlawan baru.

Maka bagiku, para pahlawan itu bukan untuk ditunggu kelahirannya. Sebab mereka telah lahir ke dunia bersama pusaran krisis yang melanda negeri kita. Hanya saja mereka belum menyadari takdir sejarahnya, bahwa di tangan merekalah sebuah bangsa sedang menggantungkan nasib dan harapannya. Mereka hanya perlu tamparan-tamparan kecil untuk membangunkan dari tidur panjangnya.

Sahabat, para pahlawan itu adalah kita! Anak bangsa yang sedang tumbuh menjadi para ksatria. Pada awalnya memang kita bukan siapa-siapa, dan tak punya senjata apa-apa. Tapi hidup telah membentuk kita, krisis telah mendewasakan kita, dan sejarah telah mengajari kita, bahwa takdir kepahlawanan itu harus diraih oleh anak-anak muda yang semangatnya tak pernah mati. Sebab kita masih memilki energy ini, OPTIMISME…

Sahabat, tak perlu pertanyakan kemana takdir akan membawa kita. Tak perlu diskusikan sisi mana dari kepahlawanan itu yang menjadi bagian kita. Kita hanya perlu berjanji, bahwa setiap tarikan nafas kita, dan setiap ayunan langkah kita, adalah untuk kabangkitan Indonesia…

Ibu Pertiwi


Kulihat ibu pertiwi, Sedang bersusah hati
Air matamu berlinang, Mas intanmu terkenang
Hutan gunung sawah lautan, Simpanan kekayaan
Kini ibu sedang susah, Merintih dan berdoa
Kulihat ibu pertiwi, Kami datang berbakti
Lihatlah putra-putrimu, Menggembirakan ibu
Ibu kami tetap cinta, Putramu yang setia
Menjaga harta pusaka, Untuk nusa dan bangsa


1 comments:

pena ikhwan said...

pahlawan???? siapa sih??? menurut ane pahlawan itu adalah orng yang tidak tahu kepahlawanannya tapi orang lain yang merasakan dan selalu mengenangnya.

Post a Comment